hari kesaktian pancasila

Hari Kesaktian Pancasila — ringkas, akurat

hari kesaktian pancasila diperingati setiap 1 Oktober sebagai pengingat keteguhan bangsa menjaga Pancasila pasca peristiwa 1965. Penetapan tanggal ini tertuang dalam Keputusan Presiden No. 153 Tahun 1967. Untuk tahun 2025, tema resmi upacara adalah “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya.” Perlu dicatat, bukan hari libur nasional (kegiatan perkantoran/sekolah mengikuti kebijakan instansi). (Peraturan BPK)


Apa itu Hari Kesaktian Pancasila (ringkas)

  • Momen nasional untuk menegaskan Pancasila sebagai dasar negara dan nilai pemersatu, khususnya setelah peristiwa 30 September 1965. (Antara News)
  • Secara praktik, diperingati melalui upacara bendera dan kegiatan edukasi/aksi kebangsaan di instansi pusat–daerah, satuan pendidikan, dan perwakilan RI di luar negeri. (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)

Bedanya dengan Hari Lahir Pancasila (1 Juni)

  • 1 Juni: Hari Lahir Pancasila → menandai lahirnya gagasan Pancasila sebagai dasar negara.
  • 1 Oktober: Hari Kesaktian Pancasila → menandai keteguhan bangsa mempertahankan Pancasila dari ancaman. (Antara News)

Pedoman singkat upacara & kegiatan (ikut tema 2025)

Upacara (format umum, sesuaikan pedoman instansi):

  1. Penghormatan bendera – Mengheningkan cipta – Pengibaran bendera – Amanat pembina upacara (menyinggung tema 2025) – Doa.
  2. Dokumentasi & publikasi singkat (foto resmi, rilis internal).
    Pedoman & susunan acara resmi tersedia di kanal Kemendikbudristek/Kemendikdasmen. (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)

Aktivitas non-upacara (60–90 menit):

  • Talk bite 10 menit: makna Pancasila sebagai perekat kebinekaan (contoh nyata di kantor/sekolah).
  • Lokakarya mini: “Etika digital berlandaskan Pancasila” (saring sebelum sharing, anti perundungan).
  • Aksi kolaborasi: kerja bakti/penanaman pohon/kelas lintas budaya di lingkungan setempat.

Paket materi komunikasi (tinggal tempel)

Judul rilis/Poster:
Hari Kesaktian Pancasila — Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya

Caption IG/WA (≤500 karakter):
“Selamat Hari Kesaktian Pancasila (1 Oktober). Mari rawat persatuan, praktikkan nilai Pancasila di ruang kerja & ruang digital, dan jadikan gotong royong sebagai kebiasaan. Tema 2025: Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya. #HariKesaktianPancasila #Pancasila”

Skrip MC 40 detik:
“Hari ini, 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila—komitmen bersama menjaga Pancasila sebagai dasar negara dan perekat bangsa. Mari ikuti upacara dengan khidmat, lalu lanjutkan aksi nyata: bersikap adil, menghormati perbedaan, dan merawat ruang digital yang beretika. Selamat memperingati.”


FAQ cepat

1) Kenapa diperingati 1 Oktober?
Karena ditetapkan lewat Keppres 153/1967 untuk menegaskan keteguhan terhadap Pancasila pascaperistiwa 1965. (Peraturan BPK)

2) Tahun 2025 temanya apa?
“Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya.” Lihat naskah pedoman upacara/edaran Kemendikbudristek/Kemendikdasmen. (Kemendikdasmen)

3) Apakah 1 Oktober libur nasional?
Tidak, bukan hari libur nasional; aktivitas mengikuti kebijakan instansi. (detiknews)

4) Bagaimana membedakan dengan 1 Juni?
1 Juni merayakan kelahiran gagasan Pancasila; 1 Oktober menandai keteguhan mempertahankannya. (Antara News)


Catatan penggunaan

  • Untuk sekolah/instansi, rujuk pedoman resmi 2025 agar format, naskah amanat, dan tata upacara seragam. (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)
  • Saat publikasi, sertakan kata kunci “Hari Kesaktian Pancasila 2025” dan tema resmi agar mudah ditemukan di mesin telusur.

Sumber utama: Keppres 153/1967 (penetapan 1 Oktober), pedoman upacara 2025 dari Kemendikbudristek/Kemendikdasmen, dan artikel pembeda 1 Juni vs 1 Oktober dari media nasional. (Peraturan BPK)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *